Category: capsa susun game online

Arsenal Juara Premier League? Lacazette: Keajaiban

PREDIKSIBOLABET77.COM – Penyerang Arsenal, Alexandre Lacazette, pesimis dengan peluang tim yang ia bela bisa mendapatkan gelar juara Premier League musim 2017/18 ini. Jika memang itu terjadi, Lacazette menilai sebagai hal ajaib. Peluang Arsenal untuk menggapai juara Premier League musim ini memang maha sulit. Bagaimana tidak, saat ini The Gunners masih berada di posisi ke-6 klasemen dengan koleksi 29 poin. Mereka tertinggal 17 poin pemuncak klasemen. Saat ini posisi puncak klasemen dikuasai oleh Manchester City, yang sekaligus belum pernah kalah dari 16 pertandingan. “Akan sangat sulit bagi kami untuk bisa memenangkan Premier League pada musim ini. Kami benar-benar membutuhkan sebuah keajaiban. City harus kehilangan banyak poin,” kata Lacazette. Tapi, Lacazette tidak ingin meratapi kondisi tersebut. Bagi penyerang timnas Prancis ini, ada target lain yang lebih realistis untuk dikejar oleh Arsenal. Target tersebut yakni menembus posisi empat besar. Dengan berada di posisi empat besar, maka klub asal London membuka peluang bermain di Liga Champions pada musim depan. Sesuatu yang tidak mereka rasakan pada musim ini. Arsenal hanya bermain di Liga Europa. “Tujuan saya bermain di sini adalah untuk selalu bermain di Liga Champions setiap musim dan jika memang mungkin, kami akan mendapatkan gelar juara. Itu akan fantastis,” tandas Lacazette.

Presiden Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFP), Reinhard Grindel, mengatakan akan memberikan bonus sebesar 350.000 euro (Rp 5,58 miliar) kepada setiap pemain dan staf timnas Jerman jika menjuarai Piala Dunia 2018. Sejak Brasil mempertahankan gelar Piala Dunia 1962, belum ada satupun tim yang menorehkan prestasi serupa hingga saat ini. Namun, Jerman berpeluang menyamai rekor jika kembali menjadi juara karena mengklaim trofi itu pada 2014. “Itu merupakan motivasi besar untuk para pemain. Tujuannya, agar mereka bisa kembali menjadi juara Piala Dunia untuk kali pertama sepanjang sejarah sepak bola Jerman,” ujar Reinhard. “Itu akan menjadi gelar yang abadi dan tentu saja layak diganjar bonus spesial. Namun, kami dapat merasakan ada tantangan dari sudut pandang olahraga agar fokus secara tim, bukan dari kepentingan finansial,” ujar Reinhard. Timnas Jerman tetap mendulang bonus meski gagal juara di Piala Dunia 2014. DFB menjanjikan bakal mengguyur Manuel Neuer dan kawan-kawan dengan dana 200.000 euro (Rp 3,19 miliar) jika kalah di final. Jika mengklaim peringkat ketiga, timnas Jerman menuai 150.000 euro (Rp 2,39 miliar), 125.000 euro (Rp 1,99 miliar) kendati gagal di semifinal dan 75.000 euro (Rp 1,19 miliar) di perempat final.

Marco Reus & Timo Werner Waspadai Kecepatan Korea Selatan

Kedua pemain tersebut menilai Korea Selatan punya banyak pelari cepat, dengan tak lupa menyebut Son Heung-Min adalah ancaman utama buat Jerman. Jerman bersiap menghadapi laga hidup-mati dengan mereka mewaspadai kecepatan Korea Selatan di matchday terakhir babak grup Piala Dunia 2018, Rabu (27/6) malam WIB esok. Sang juara bertahan Jerman sebelum ini mendapati awalan buruk setelah kalah 1-0 dari Meksiko di laga perdana, namun mereka mampu menghidupkan asa menyusul kemenangan dramatis 2-1 atas Swedia di pertandingan kedua. Kemenangan melawan Korea Selatan, yang sudah dipastikan gugur, bakal mengantar Der Panzer ke babak 16 besar namun duo penggawa mereka seperti Marco Reus dan Timo Werner enggan menganggap remeh kekuatan tim Asia tersebut.“Mereka punya banyak pelari cepat, terutama di depan,” kata Reus kepada wartawan di sesi konferensi pers. “Mereka punya banyak pemain serbaguna yang sanggup menghadirkan ancaman buat tim-tim lain di turnamen ini.” Sementara itu, Werner menitikberatkan pandangannya pada Son Heung-Min, yang ia nilai sebagai pemain paling berbahaya dari tim Negeri Gingseng. “Mereka punya banyak pemain cepat. Swedia kemarin pemainnya lebih ke arah power dan besar badan, selagi Korea Selatan ini lebih mungil namun kencang,” kata Werner. “Son ada di atas sana bersama pemain terbaik di dunia. Kami harus terus mengawasinya. Meski begitu, kami tidak perlu berlebihan mengkhawatirkan lawan.”

Deschamps meyakini Pogba masih bisa tampil memperkuat Prancis di Piala Dunia 2022 mendatang di Qatar. Pelatih Prancis Didier Deschamps meyakini Paul Pogba masih bisa berlaga di Piala Dunia 2022 yang menurut rencana digelar di Qatar. Gelandang milik Manchester United itu berperan penting dalam kelolosan Prancis ke fase gugur di Piala Dunia kali ini setelah membantu negaranya mengalahkan Australia dan Denmark di dua matchday perdana babak grup. Pogba sebelum ini tampak terpukul dengan segala kritikan yang dialamatkan pada dirinya, dengan menyatakan bahwa turnamen di Rusia ini berpotensi menjadi panggungnya yang terakhir, namun hal itu diragukan Deschamps.